Tips Membuat Mobil Lebih Irit Saat Keluar Dari Pabrikkan

21
Tips Membuat Mobil Lebih Irit Saat Keluar Dari Pabrikkan

Tips Membuat Mobil Lebih Irit Saat Keluar Dari Pabrikkan

Tips Membuat Mobil Lebih Irit Saat Keluar Dari Pabrikkan

Tips Membuat Mobil Lebih Irit Saat Keluar Dari Pabrikkan – Bagi calon pembeli mobil khususnya mobil keluarga selain memperhatikan harga jual dan aspek bagian mobil. Tentunya para calon pembeli juga menginginkan mobil yang akan dibelinya bisa irit dalam bahan bakar. Dalam hal ini, mobil yang irit bensin selain dipengaruhi  oleh mesin dan teknologi yang dimiliki oleh mobil tersebut ternyata gaya mengemudi si pengendara mobil juga mempengaruhi dalam iritnya bahan bakar.

Seperti yang dikatakan oleh Boediarto selaku Head of Technical Service & CS
Support Department PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI),
ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi irit tidaknya bahan bakar minyak
ketika mobil sedang digunakan seperti pada mobil Mitsubishi Xpander yang
memiliki mesin 1.500 cc.

“Menghemat penggunaan bahan bakar pada mobil dapat dilakukan dengan menjaga putaran mesin, melaju dengan konstan, dan tentunya dengan menggunakan bahan bakar sesuai nilai oktan yang disarankan pada manual book,” Ujar Boediarto saat memberikan keterangan pers pada Kamis 17 Januari 2019  kemarin.

Tips Membuat Mobil Lebih Irit Saat Keluar Dari Pabrikkan

Boediarto juga
menjelaskan tips ampuh dalam penghematan BBM yaitu dengan selalu menjaga
putaran pada mesin mobil. Disarankan untuk melakukan perpindahan gigi pada
rentang putaran mesin. Apabila putaran mesin terlalu tinggi akan menyebabkan
suplai BBM ke mesin akan semakin banyak. Namun, apabila sebaliknya putaran
mesin terlalu rendah, diperlukan injakkan pada pedal gas agar kecepatan mesin
bertambah.

Selanjutnya
diharapkan si pengemudi dalam berkendara di jalan tidak terlalu agresif dan
selalu memacu mobilnya dengan kondisi normal. Apabila si pengemudi berada di
jalan tol diharapkan memacu kendaraannya pada kecepata 60-70 km/jam. Jika
pengemudi memacu kendaraannya pada kecepatan 100 km/jam tentunya akan
mengakibatkan supplai BBM akan berkurang sekitar 15 persen dibanding apabila
memacu kendaraan pada kecepatan 80 km/jam.

Disarankan bagi
para pemilik mobil agar selalu menggunakan BBM yang dianjurkan oleh pabrikkan
mobil tersebut. Kondisi mesin maupun pemakaian BBM akan semakin baik apabila si
pemilik  mobil mengikuti anjuran dari
pabrikkan mobil terhadap oktan BBM yang di gunakan.

Akselerasi yang dilakukan secara
tiba-tiba akan membuat ECU memerintahkan agar menyuplai Bahan Barkar secara
optimal. Untuk itu diharapkan agar selalu menginjak pedal gas secara pelan agar
bahan bakar tetap hemat.

Disamping yang telah dijelaskan diatas tentunya ada beberapa hal lain yang juga perlu diperhatikan agar bensin mobil yang digunakan akan selalu hemat. Seperti, penggunaan AC pada mobil diharapkan tidak berlebihan dan tetap selalu menjaga tekanan angin pada keempat roda ban. Kemudian selalu mencari jalur-jalur alternative yang rawan akan kemacetan.